Refleksi Hari Kesaktian Pancasila : Dekan FISIP UPR Ajak Masyarakat Kalteng Bersatu Lawan Karhutla
PALANGKARAYA, KALTENG – Di tengah suasana peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Oktober 2026, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Palangka Raya (UPR), Profesor Bhayu Rhama, Ph.D., menyampaikan pesan penting bagi seluruh warga Kalimantan Tengah. Beliau menekankan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai landasan moral dalam menghadapi ujian berat, khususnya bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah melanda Bumi Tambun Bungai.
Dalam pernyataannya, Prof. Bhayu Rhama mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen peringatan ini sebagai sumber kekuatan moral dalam menghadapi situasi darurat asap yang mengancam kesehatan dan kehidupan bersama.
“Pancasila bukan sekadar simbol, melainkan landasan hidup berbangsa dan bernegara. Di tengah bencana karhutla ini, kita harus memperkuat semangat gotong royong yang menjadi inti dari Pancasila untuk bahu-membahu mengatasi ancaman ini,” ujar Prof. Bhayu Rhama.
Lebih lanjut, Dekan FISIP UPR ini secara khusus mengajak generasi muda Kalimantan Tengah untuk mengambil hikmah dari Hari Kesaktian Pancasila dengan cara bertindak nyata dan berkontribusi dalam penanganan karhutla. Menurutnya, kepedulian dan tindakan kolektif pemuda sangat krusial dalam membantu pemerintah dan petugas di lapangan.
“Mari kita tunjukkan bahwa generasi muda Kalteng peduli terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan. Dengan persatuan dan semangat gotong royong, kita yakin mampu melewati cobaan bencana ini,” pesan Prof. Bhayu menutup imbauannya.
Related Articles