Prof.Bhayu Rhama, Ph.D. : Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Menjadi Wujud Nyata Kepedulian Polri di Tengah Tantangan Karhutla Kalteng

Terkini 15 Sep 2026 23:00 • 2 min read • 8 views • By okto

Share berita ini

Prof.Bhayu Rhama, Ph.D. : Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Menjadi Wujud Nyata Kepedulian Polri di Tengah Tantangan Karhutla Kalteng
"Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat Kalteng, khususnya saat menghadapi bencana karhutla dan gangguan kesehatan yang menyertainya, adalah bentuk nyata dari jiwa korsa dan pengabdian seorang Bhayangkara Sejati. Peran aktif dalam membantu penanggulangan bencana dan melindungi kesehatan warga sangat dinantikan serta diapresiasi tinggi oleh masyarakat," ujar Prof. Bhayu Rhama, Ph.D.

PALANGKA RAYA — Memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang jatuh pada tanggal 22 September 2026, akademisi sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Palangka Raya (FISIP UPR), Prof. Bhayu Rhama, Ph.D., menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi mendalam kepada jajaran Korps Lalu Lintas Polri.

Prof. Bhayu Rhama menilai bahwa peringatan tahun ini memiliki makna strategis, terutama dalam menjawab berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah.

Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 sendiri mengusung tema nasional yang ditetapkan oleh Korlantas Polri, yakni “Bhayangkara Sejati yang Taat dalam Berlalu Lintas”. Tema tersebut mencerminkan komitmen moral anggota kepolisian untuk senantiasa menjadi teladan dalam kepatuhan hukum, disiplin berlalu lintas, serta memberikan pelayanan publik yang semakin humanis.

Di tengah khidmatnya rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara tahun ini, Kalimantan Tengah kembali dihadapkan pada ujian serius berupa bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga mulai mengganggu kesehatan masyarakat luas akibat kabut asap.

Menanggapi situasi ini, Prof. Bhayu Rhama menekankan pentingnya esensi pengabdian yang melampaui tugas-tugas administratif kepolisian semata. Ia mengapresiasi langkah-langkah proaktif jajaran kepolisian yang turut memadukan rangkaian Hari Lalu Lintas Bhayangkara dengan aksi-aksi kemanusiaan di lapangan.

"Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat Kalteng, khususnya saat menghadapi bencana karhutla dan gangguan kesehatan yang menyertainya, adalah bentuk nyata dari jiwa korsa dan pengabdian seorang Bhayangkara Sejati. Peran aktif dalam membantu penanggulangan bencana dan melindungi kesehatan warga sangat dinantikan serta diapresiasi tinggi oleh masyarakat," ujar Prof. Bhayu Rhama, Ph.D.

Selain penanganan darurat lingkungan, rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif lainnya. Mulai dari bakti sosial, kampanye keselamatan berlalu lintas secara masif, perlombaan kreatif yang melibatkan generasi muda, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik yang transparan dan humanis.

Prof. Bhayu Rhama berharap, melalui momentum HUT ke-71 ini, Korlantas Polri beserta jajaran di daerah, khususnya Polda Kalimantan Tengah, semakin dicintai masyarakat. Disiplin berlalu lintas diharapkan tumbuh bukan karena rasa takut akan sanksi hukum, kesadaran kolektif untuk keselamatan bersama di jalan raya, sejalan dengan semangat pengabdian tanpa batas bagi nusa dan bangsa.(timnsk)

News Sekilas Kalteng

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp