Peringatan Hari Palang Merah Indonesia 2026: Tokoh Pemuda Kalteng Yanto E Saputra Ajak Bersama Atasi Karhutla dan Jaga Kesehatan

Selebriti 01 Sep 2026 22:19 • 2 min read • 16 views • By okto

Share berita ini

Peringatan Hari Palang Merah Indonesia 2026: Tokoh Pemuda Kalteng Yanto E Saputra Ajak Bersama Atasi Karhutla dan Jaga Kesehatan
"Kita harus bersama-sama mengatasi bencana karhutla ini. Peran relawan PMI harus hadir bersama pemuda-pemudi di Kalteng untuk bahu-membahu dengan pemerintah daerah, Polri, dan TNI guna mengatasi kondisi saat ini," ujar Yanto. Sebagai tokoh pemuda yang senantiasa memikirkan masa depan generasi penerus agar tetap sehat dan cerdas, ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Mengingat kondisi udara di Kalimantan Tengah saat ini tidak sehat untuk dihirup, ia meminta warga untuk senantiasa mengenakan masker apabila terpaksa beraktivitas di luar ruangan.
PALANGKA RAYA — Peringatan Hari Palang Merah Indonesia (PMI) yang jatuh pada 3 September 2026 menjadi momentum penting untuk mengenang sejarah gerakan kemanusiaan di tanah air sekaligus membangkitkan kembali semangat sukarela dan kepedulian terhadap sesama. Mengusung slogan "Bersama untuk Kemanusiaan, Berkontribusi untuk Perubahan melalui Donor Darah, Relawan, dan Pendidikan", peringatan ini merefleksikan dedikasi tanpa pamrih dalam melayani masyarakat.
Di tengah khidmatnya peringatan tersebut, Tokoh Pemuda Kalimantan Tengah, Yanto E. Saputra, menyampaikan pesan khusus terkait kondisi darurat yang tengah melanda Bumi Tambun Bungai. Saat ini, wilayah Kalimantan Tengah sedang menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan kualitas udara berada pada tingkat yang membahayakan kesehatan pernapasan manusia.
"Kita harus bersama-sama mengatasi bencana karhutla ini. Peran relawan PMI harus hadir bersama pemuda-pemudi di Kalteng untuk bahu-membahu dengan pemerintah daerah, Polri, dan TNI guna mengatasi kondisi saat ini," ujar Yanto.
Sebagai tokoh pemuda yang senantiasa memikirkan masa depan generasi penerus agar tetap sehat dan cerdas, ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Mengingat kondisi udara di Kalimantan Tengah saat ini tidak sehat untuk dihirup, ia meminta warga untuk senantiasa mengenakan masker apabila terpaksa beraktivitas di luar ruangan.
Melalui semangat solidaritas dan aksi nyata, kehadiran PMI diharapkan mampu meringankan beban masyarakat serta menjadi motivasi bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan publik di Kalimantan Tengah.
News Sekilas Kalteng

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp