PENTINGNYA MEMBANGUN PERADABAN UNGGUL : Ir. Aswin Usup, M.Sc., Ph.D. Tekankan Urgensi Budaya Literasi di Era Global
PALANGKA RAYA — Memperingati Hari Literasi Dunia ke-60 yang jatuh pada Selasa (8/9/2026), tokoh Kalimantan Tengah sekaligus akademisi terkemuka, Ir. Aswin Usup, M.Sc., Ph.D., menegaskan pentingnya membudayakan literasi guna melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul, cerdas, dan memiliki daya saing global.
Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) mengangkat tema resmi "Literasi untuk Masyarakat, Planet, dan Kemakmuran" pada peringatan tahun ini. Tema tersebut menyoroti esensi literasi yang tidak lagi terbatas pada kecakapan membaca dan menulis semata, melainkan berfungsi sebagai instrumen strategis untuk membangun tatanan masyarakat yang terpelajar, adil, damai, dan berkelanjutan.
Dalam pandangannya, Ir. Aswin Usup menyampaikan harapan besar agar kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kalimantan Tengah dapat terus meningkat secara progresif.
"Literasi adalah kunci utama pembuka jendela dunia. Harapan kita bersama, SDM di Kalimantan Tengah dapat melangkah lebih maju dan peringkat literasi Indonesia semakin meningkat serta sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Oleh karena itu, generasi muda di Kalteng khususnya harus membudayakan membaca sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari," ujar Ir. Aswin Usup, Msc,Ph.D., saat dimintai pandangannya.
Ia menambahkan bahwa peningkatan minat baca tidak hanya menjadi tanggung jawab institusi pendidikan formal, melainkan gerakan bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan fondasi literasi yang kuat, generasi muda Kalteng diyakini akan lebih siap menghadapi tantangan zaman serta mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah maupun nasional.
Peringatan Hari Literasi Dunia ke-60 ini diharapkan mampu menjadi momentum kebangkitan minat baca dan penguatan kapasitas intelektual masyarakat di Bumi Tambun Bungai demi mewujudkan masa depan yang lebih cerdas dan berdaya saing.(okt)
Related Articles