Merawat Damai dari Bumi Tambun Bungai : Kordinator Forum Kebangsaan Ormas,Paguyuban Dan Kerukunan Kalteng, Yanto Eko Saputra Serukan " Berinvestasi untuk Perdamaian " di Peringatan Hari Perdamaian Dunia 2026

Terkini 15 Sep 2026 17:04 • 2 min read • 13 views • By okto

Share berita ini

Merawat Damai dari Bumi Tambun Bungai : Kordinator Forum Kebangsaan Ormas,Paguyuban Dan Kerukunan Kalteng, Yanto Eko Saputra Serukan " Berinvestasi untuk Perdamaian " di Peringatan Hari Perdamaian Dunia 2026
"Perdamaian adalah hak fundamental sekaligus tanggung jawab mutlak setiap insan manusia di muka bumi. Tanpa pandang bulu, siapa pun dan di mana pun mereka berada, setiap individu berhak merasakan kedamaian dan memiliki kewajiban moral untuk menjaganya," tegas Yanto Eko Saputra saat dihubungi di Palangkaraya.

PALANGKA RAYA — Peringatan Hari Perdamaian Dunia yang jatuh pada 21 September 2026 mengusung tema global yang sangat relevan dengan dinamika zaman, yakni “Invest in Peace – For Everyone, Everywhere, Every Day” Diartikan dalam bahasa indonesia Berinvestasi untuk Perdamaian – Untuk Semua Orang, Di Mana Saja, Setiap Hari.

Menyambut momentum penting tersebut, Koordinator Forum Kebangsaan Organisasi Masyarakat (Ormas), Paguyuban, dan Kerukunan Kalimantan Tengah (Kalteng), Yanto Eko Saputra, menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya merawat keharmonisan hidup berbangsa dan bernegara.

Menurut Yanto, perdamaian bukanlah sekadar ketiadaankonflik di atas meja perundingan formal, melainkan sebuah investasi moral dan tindakan nyata yang harus diwujudkan dalam denyut nadi kehidupan sehari-ai.

"Perdamaian adalah hak fundamental sekaligus tanggung jawab mutlak setiap insan manusia di muka bumi. Tanpa pandang bulu, siapa pun dan di mana pun mereka berada, setiap individu berhak merasakan kedamaian dan memiliki kewajiban moral untuk menjaganya," tegas Yanto Eko Saputra saat dihubungi di Palangkaraya.

Dalam pandangannya, tema Invest in Peace tahun 2026 menyimpan dua esensi besar yang harus diterjemahkan ke dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di tengah keberagaman sosial di Kalimantan Tengah:

Aksi Nyata Berkelanjutan: Mengajak setiap individu, elemen komunitas, hingga para pemimpin global untuk tidak pernah lelah bekerja, merawat, serta mengupayakan perdamaian. Perdamaian sejati hidup di tengah-tengah masyarakat melalui toleransi dan sikap saling menghargai.

Penyertaan Menyeluruh: Menegaskan bahwa kedamaian bersifat universal. Ia merupakan hak dan kewajiban bersama yang berlaku bagi siapa saja, di belahan bumi mana pun, tanpa terbatasi oleh ruang, waktu, maupun perbedaan identitas.

Menjaga Harmoni dari Kalimantan Tengah untuk Dunia

Sebagai tokoh yang mengorkestrasi berbagai simpul kerukunan di Bumi Tambun Bungai, Yanto menilai bahwa semangat kebersamaan dan falsafah Huma Betang—yang menjunjung tinggi kesetaraan, kerukunan, dan kekeluargaan di tengah perbedaan—merupakan bentuk nyata dari investasi perdamaian lokal yang patut terus dirawat.

Melalui momentum Hari Perdamaian Dunia 2026 ini, Forum Kebangsaan Ormas, Paguyuban, dan Kerukunan Kalteng mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan perdamaian sebagai gaya hidup.

“Mari kita jadikan setiap detik dalam hidup kita sebagai bentuk investasi bagi masa depan anak cucu. Karena dengan kedamaian, pembangunan, kesejahteraan, dan kemartabatan manusia dapat tercapai,” pungkasnya.(timnsk)

News Sekilas Kalteng

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp