Forum Kebangsaan Ormas Paguyuban Kalteng Layangkan Protes Keras Kepada Kepala BNPB: Cabut Segera Pernyataan Soal Asap Dan Minta Maaf Dengan Masyarakarat Kalteng
Luka di Tengah Pekatnya Asap : Forum Kebangsaan Ormas Paguyuban dan Kerukunan Kalteng Layangkan Kecaman Keras atas Pernyataan Kepala BNPB
PALANGKA RAYA — Pernyataan kontroversial yang dilontarkan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) perihal kondisi kehidupan masyarakat di Kalimantan yang diklaim "berjalan normal" di tengah keppungan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menuai badai kritik.
Gelombang penolakan ini salah satunya datang secara tegas dari Koordinator Forum Kebangsaan Ormas Paguyuban dan Kerukunan Kalimantan Tengah (Kalteng), Yanto Eko Saputra.
Secara terbuka, ia mengecam keras pernyataan tersebut dan menuntut agar Kepala BNPB segera mencabut ucapan yang dinilai mencederai perasaan serta realitas penderitaan masyarakat di bumi Tambun Bungai.
"Normal dari Mana?" — Realitas yang DiabaikanMenurut Yanto Eko Saputra, pernyataan yang menyebut situasi dan aktivitas warga di tengah bencana kabut asap sebagai suatu kewajaran adalah bentuk pengingkaran terhadap fakta di lapangan.
Ia menilai pejabat tinggi negara seharusnya memiliki kepekaan sosial yang tinggi sebelum mengeluarkan pernyataan ke ruang publik."Masyarakat kita di Kalimantan Tengah hari ini sedang berjuang melawan pekatnya kabut asap yang mengancam kesehatan, melumpuhkan sektor pendidikan, hingga membatasi ruang gerak ekonomi.
Menyebut aktivitas warga berjalan normal sama saja dengan mengabaikan jeritan rakyat yang tengah terdampak bencana," ujar Yanto dengan nada tegas.
Forum Kebangsaan Ormas Paguyuban dan Kerukunan Kalteng memandang bahwa keluarnya rumah bagi sebagian warga bukanlah cerminan dari situasi normal, melainkan sebuah bentuk keterpaksaan demi menyambung hidup di tengah himpitan ekonomi yang sulit.
Tuntutan Pencabutan Pernyataan dan Permintaan MaafAtas nama solidaritas kemanusiaan dan kebangsaan di Kalimantan Tengah, Yanto Eko Saputra menyampaikan sikap tegas kepada pihak BNPB, secara terbuka pernyataan Kepala BNPB yang dinilai nir-empati dan tidak mencerminkan situasi riil korban karhutla di daerah.
Menuntut Kepala BNPB untuk segera mencabut pernyataan tersebut serta memberikan klarifikasi resmi secara terbuka kepada masyarakat Kalimantan.
Meminta pemerintah pusat melalui BNPB agar lebih serius dan fokus mengoptimalkan sumber daya penanggulangan karhutla di Kalteng, alih-alih melontarkan narasi yang justru memperkeruh suasana kebatinan publik.
Komitmen Menjaga Marwah Kalteng Sebagai wadah yang menghimpun berbagai unsur ormas, paguyuban, dan kerukunan di Kalimantan Tengah, Forum Kebangsaan menegaskan akan terus mengawal persoalan ini demi menjaga harkat, martabat, serta keselamatan masyarakat lokal.
Pihaknya mengingatkan agar para pemangku kebijakan di tingkat pusat lebih berhati-hati dalam menyampaikan analisis atau laporan, agar tidak menimbulkan preseden buruk dan melukai kepercayaan publik di daerah.(timnnsk)
Related Articles